BLOG

3 Tren Digital Marketing di Bulan Ramadhan 2021

Trend digital marketing di bulan Ramadhan 2021 bisa dikatakan cukup unik karena tahun di tahun ini banyak sekali pergeseran perilaku konsumen yang terjadi. Namun, keunikannya itu sendiri yang membuat tren digital marketing di bulan Ramadhan 2021 menarik untuk dibahas.

Trend 1 : Racun Tiktok
digital marketing di bulan Ramadhan
pic credit : Youtube Fitriya Ayu 

Berdasarkan pengamatan kami, Tiktok telah menjadi salah satu media informasi baru yang cukup diminati masyarakat Indonesia khususnya untuk generasi milenial. Tiktok digunakan bukan hanya untuk sarana mencari hiburan saja, tetapi juga sebagai sarana untuk mendapatkan informasi dari sebuah produk. Jika diamati, hashtag #racuntiktok yang berisi ribuan review produk bahkan telah dilihat lebih dari 2 miliar kali. Dari situ tidak menutup kemungkinan bahwa ada beberapa orang yang tertarik berbelanja hanya karena baru saja melihat review atau iklannya di Tiktok.

Selain itu, sistem algoritma Tiktok yang sangat mengedepankan Personalized User Generated Content membuat user bisa secara lebih akurat mendapatkan konten-konten yang sesuai dengan minat mereka saja. Ini artinya, jika bisa dimanfaatkan dengan baik, maka besar kemungkinan informasi mengenai produk Anda bisa sampai ke audience yang lebih spesifik.

Trend 2 : Kenyamanan Saat Bertransaksi
Asia, Orang Orang, Menggoda, Buku, Sarapan, Coklat

Jika dilihat dari data yang dikeluarkan oleh Google baru-baru ini, tercatat bahwa 55% pengguna internet di Indonesia memilih untuk berbelanja menggunakan aplikasi untuk memenuhi keinginan mereka. Berbelanja menggunakan aplikasi baik itu aplikasi marketplace maupun web toko online seperti Storelogy memang terbukti memberikan banyak sekali akses kemudahan. Mulai dari adanya ragam pilihan cara bayar hingga pilihan metode pengiriman bisa disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Ini menunjukkan bahwa konsumen sangat mengutamakan kenyamanan dan keamanan diri mereka di tengah situasi pandemi dan penerapan pembatasan sosial di masyarakat.

Banyak perubahan kebiasaan yang terjadi pada target market Anda. Perubahan kebiasaan ini bisa berupa meningkatnya kesadaran akan hidup sehat, atau sekedar munculnya hobi-hobi baru untuk menghabiskan waktu selama melakukan pembatasan sosial, seperti berkebun, memasak, dan perawatan diri di rumah. Cobalah untuk memahami pola perubahan kebiasaan calon konsumen Anda dan buatlah satu strategi untuk bisa membawa masuk brand Anda ke tengah kebiasaan baru mereka.

Trend 3 : Video Story Telling
digital marketing di bulan Ramadhan
pic credit : Youtube Inspace

Di tahun 2020 yang lalu, Youtube mencatat adanya kenaikkan audience penikmat video streaming hingga 41%. tren ini diperkirakan akan tetap tinggi di tahun 2021 ini. Untuk itu, akan banyak brand yang mulai melirik paltform video sharing seperti Youtube dan Tiktok untuk mempromoskikan produk mereka dengan menggunakan media video. Hal ini akan membuat banyak sekali konten video yang bertebaran di dunia maya.

Untuk bisa menjadi salah satu yang dilirik, Anda harus menjadikan video promosi Anda menarik dan terkesan tidak “berjualan”. Caranya? Anda bisa mulai memikirkan konsep story telling untuk konten video Anda. Anda bisa mendokumentasikan bagaimana produk Anda dibuat, dikemas hingga dikirim ke konsumen, bagaimana produk Anda bisa membantu menyelesaikan satu masalah tertentu, atau bisa juga Anda membuat rangkaian video pendek yang menunjukkan apa emotional benefit yang akan customer Anda dapatkan saat mengonsumsi produk Anda. Sebagai referensi, Anda bisa buat video ala iklan sirup atau kue saat bulan puasa. Tentunya dengan versi yang lebih sederhana.

baca juga : Emotional Branding Untuk Menjadi Nomor Satu di Hati Konsumen

Hello!

Silahkan Login ke Akun Anda