BLOG

Perlukah Melakukan Rebranding Pada Bisnismu?

Memasuki era industri 4.0 kini semakin banyak bisnis-bisnis baru bermunculan. Setiap bisnis maupun brand pasti punya strategi tersendiri untuk menaikkan angka penjualan. Dengan kemunculan banyak bisnis baru itu membuat para pemilik bisnis lainnya harus memutar otak untuk terus memunculkan deretan inovasi dalam bisnisnya. Rebranding merupakan salah satu strategi yang digunakan untuk sukses bertahan dalam persaingan semakin ketat. Selain itu, rebranding juga bisa jadi trik untuk menarik perhatian para calon customer, lho. 

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan Rebranding itu? Rebranding merupakan suatu proses yang dilakukan oleh suatu brand untuk mengubah citranya baik itu dari segi mengganti logo, nama maupun segala aspek yang terkait dengan brand tersebut. Strategi ini juga bisa dilakukan dalam periode waktu tertentu maupun tak terbatas. Ini juga bisa jadi langkah akhir yang bisa dilakukan suatu brand untuk tetap bisa bertahan. Fungsi dari rebranding sendiri bisa menjadi penghubung dengan calon customer baru, menjadikan pembeda dari kompetitornya, tetap mengikuti tren yang booming, menunjukkan brand image, meningkatkan angka penjualan dan keuntungan.

Setidaknya ada 4 alasan kuat untuk kamu perlu melakukan rebranding. 

  1. Berubahnya Misi Perusahaan

Dengan berubahnya misi perusahaan bisa menjadi alasan kuat untuk melakukan rebranding. Rebranding juga bisa menjadi wadah bagi perusahaan untuk memberitahu khalayak luas tentang perubahan yang telah terjadi. 

Target Market
  1. Target Market yang Berubah

Seiring berubahnya zaman hal ini tentu bisa merubah target market sebuah brand. Dari target market awal yang mengincar orang berumur yang pada akhirnya bertambah usia menjadi lebih tua, kini lebih mengincar target market dengan umur yang lebih muda. Meskipun customer lama kamu loyal namun tetap harus membidik target market lebih muda demi mempertahankan eksistensi brand maupun perusahaan. Rebranding ini bisa menjadi salah satu jalan yang bisa ditempuh karena prosesnya yang cukup menyeluruh dan bisa terjadi cepat.

  1. Ingin Meluncurkan Produk Baru

Saat kamu ingin meluncurkan sebuah produk baru dengan konsep jauh berbeda dari yang sebelumnya, rebranding merupakan cara yang tepat.

  1. Mengalahkan Kompetitor

Lakukanlah rebranding saat kamu nilai bahwa brand kamu harus lebih unggul dibandingkan kompetitor. 

Brand-Brand Besar Melakukan Re-Branding

Setelah Sobat mengetahui beberapa alasan yang mengharuskan kamu melakukan strategi rebranding, ternyata ada brand yang sukses melakukan rebranding. Penasaran kan brand apa saja? 

  1. Burberry 

Burberry merupakan brand fashion asal Inggris yang sudah ada lebih dari 150 tahun lalu. Maka dari itu, Burberry seringkali dicap sebagai brand kuno yang digunakan oleh orang-orang tua. Hingga pada tahun 2011, Burberry memantapkan diri untuk melakukan rebranding guna membidik target market millennial dan juga menunjuk Emma Watson sebagai salah satu model brand mereka. Dengan adanya rebranding ini Burberry berhasil menaikkan angka penjualan hingga 27% dan sudah meluas hingga ke belahan dunia lain. 

  1. McD

Siapa sih yang nggak kenal dengan resto cepat saji satu ini? Ternyata dulunya perusahaan ini sempat mengalami kemunduran karena resto cepat saji punya citra buruk sebagai penyebab obesitas. Untuk mengatasi hal itu McD segera melakukan rebranding dengan mengeluarkan menu-menu sehat dengan memilih suasana komersil keluarga muda yang sehat. Hal ini sukses meningkatkan angka sales ke angka 5%.

  1. Apple

Sebelum menuju kesuksesannya, Apple sempat anjlok dikarenakan nggak bisa mengikuti selera pasar dan nggak up-to-date terhadap perkembangan teknologi. Mendiang Steve Jobs akhirnya memilih langkah untuk rebranding Apple mulai dari desain, variasi produk hingga harga yang ditawarkan. Hasil dari rebranding tersebut bisa kita lihat sekarang Apple menjadi salah satu brand teknologi terkenal di dunia. 

Sobat Storelogy jadi tahu kan apa makna rebranding sebenarnya. Melakukan rebranding memang nggak mudah, tapi strategi ini ternyata sukses dilakukan brand-brand di atas tadi. Jadi, perlukah bisnismu melakukan rebranding? 

Hello!

Silahkan Login ke Akun Anda