BLOG

Rahasia Memenangkan Hati Konsumen di Bulan Ramadhan

Memenangkan hati konsumen di bulan Ramadhan menjadi tujuan dari hampir semua brand. Bagi sebagian besar pemilik bisnis, bulan Ramadhan menjadi bulan yang paling dinanti karena pada bulan ini terjadi peningkatan tren konsumsi masyarakat secara signifikan.

Berkaca pada momentum Ramadhan tahun lalu (2020), berbanding terbalik dengan GDP negara yang mengalami penurunan, justru transaksi ekonomi digital mengalami peningkatan yang cukup signifikan sebesar 11% dibandingkan tahun sebelumnya (sumber : thinkwithgoogle, 2021). Disini terlihat bahwa potensi transaksi online masih sangat tinggi.

Itulah kenapa, di tahun 2021 ini pun di prediksi transaksi jual beli online juga masih akan mengalami tren peningkatan mengingat kita semua masih berada di situasi pandemi dimana masih ada banyak orang yang concern untuk tetap jaga jarak dan menghindari keramaian.

Dengan meningkatnya potensi transaksi online, maka secara tidak langsung muncul beberapa masalah baru bagi pemilik bisnis yaitu :

Bagaimana cara pemilik usaha untuk bisa memenangkan hati konsumen ditengah tingkat kompetisi digital yang semakin ketat?

Bagaimana value produk Anda bisa tersampaikan dengan efektif dan tepat sasaran?

Memenangkan Hati Konsumen di Bulan Ramadhan

Salah satu strategi yang bisa jadi solusi adalah memanfaatkan personalisasi konten. Personalisasi konten merupakan strategi konten marketing yang sangat bergantung pada aspek detail perilaku calon konsumen Anda sehingga untuk bisa melakukannya dengan baik, Anda perlu memahami buyer persona serta perilaku calon konsumen dengan cukup detail agar Anda dapat mengirimkan konten yang pas dan dianggap “gue banget” oleh calon konsumen Anda.

Untuk lebih memahami bagaimana strategi konten dilakukan, Anda bisa coba pelajari strategi konten marketing yang dilakukan Frisian Flag Indonesia saat bulan Ramadhan 2020 yang lalu.

Cookies Popslice | Frisian Flag Indonesia.
credit : Frisianflag.com

Melalui kampanye #resepmantul, Frisian Flag tampak sudah sangat memahami bahwa sebagian besar target pasar mereka adalah ibu rumah tangga yang memiliki perhatian besar terhadap kesehatan keluarga di masa pandemi dengan mengurangi beli makanan diluar dan mencoba untuk membuat sendiri di rumah.

Untuk kebutuhan strategi personalisasi konten, maka Frisian Flag membuat 17 konten bertemakan resep makanan manis yang cocok dikonsumsi saat berbuka puasa. Konten ini kemudian mereka sebarkan melalui platform Youtube dengan menggunakan lebih dari 6000 kata kunci pencarian di Google. Sehingga calon konsumen yang tertarik untuk mencari resep membuat kudapan manis melalui Google akan mendapatkan konten resep dari Frisian Flag sesuai jenis resep yang mereka cari.

Memenangkan Hati Konsumen di Bulan Ramadhan
Credit : Google Playbook R25

Dari kampanye ini, Frisian Flag mendapatkan exposure yang luar biasa. Menurut data yang dirilis Google, Frisian Flag mendapatkan total lebih dari 1 juta view video Youtube dimana mayoritas penonton melihat setiap video hingga 90% dari total durasinya. Selain itu, melalui iklan yang dipasang, mereka berhasil menjangkau 30 juta orang dengan biaya impresi 50% lebih rendah dari biaya rata-rata iklan di Youtube dan menghasilkan lebih dari 700.000 visitor ke website. Hasil yang sangat luar biasa!

Disini bisa dikatakan, Frisian Flag sudah berhasil memenangkan hati konsumen di bulan Ramadhan lewat kampanye personalisasi konten yang mereka ciptakan.

Baca juga : emotional branding menjadi nomor satu di hati konsumen

Hello!

Silahkan Login ke Akun Anda