BLOG

Mana Yang Lebih Unggul? Digital atau Konvensional Marketing

Setiap bisnis pasti berupaya untuk selalu tumbuh dan berkembang. Untuk itu, para penggiat bisnis perlu terus berupaya memperbesar basis marketnya menggunakan beragam saluran pemasaran yang tersedia.  Hal ini memungkinkan Anda untuk menjangkau sebanyak mungkin pelanggan baru disamping tetap menjaga loyalitas pelanggan lama. Tetapi pertanyaan yang kemudian muncul adalah, diantara strategi pemasaran digital dan konvensional, mana yang tepat untuk diimplementasikan dalam bisnis Anda ?

Pemasaran digital yang baru-baru ini muncul mampu menjangkau lebih banyak pelanggan dengan cara yang lebih efisien. Hal ini membuat strategi digital mulai dilirik oleh beberapa pebisnis untuk memasarkan produknya lebih luas. Namun, ada beberapa jenis usaha sampai saat ini masih bertahan dengan strategi pemasaran tradisional karena dianggap masih relevan dan menghasilkan

Lalu bagaimana dengan bisnis Anda? Sebelum Anda menentukan akan menerapkan salah satu atau kedua strategi ini, ada baiknya Anda perhatikan beberapa hal di bawah :

Keuntungan Pemasaran Konvensional

Anda akan sangat dimudahkan dalam meraih target audiens. Strategi ini bisa Anda pilih bila Anda memiliki target pasar yang sangat luas. Jika strategi konvensional ini dilakukan dengan cara kreatif, efek yang akan ditimbulkan ke target pasar akan sangat mengesankan karena bisa menimbulkan pengalaman yang unik dan tidak terlupakan seperti contoh aktivitas konvensional marketing ala Coca Cola ini.

Dalam hal menggaet calon konsumen secara personal, pemasaran konvensional juga masih bisa diandalkan karena dapat membangkitkan faktor kedekatan emosional antara penjual dan calon pembeli seperti dengan melakukan sales call, door to door, live demo, sampling, dsb. Materi promosi konvensional juga lebih mudah didapatkan dan dipahami terutama bagi target market generasi baby boomers yang masih cukup asing dengan penggunaan internet

Tantangan Pemasaran Konvensional

Memilih menggunakan metode pemasaran konvensional artinya menyediakan budget yang lebih banyak untuk media promosi. Menyetak banner, beriklan di radio atau media cetak, bahkan menyelenggarakan event bisa jadi sangat mahal bagi banyak pemilik bisnis kecil. Untuk itu, tantangannya adalah bagaimana Anda bisa cermat mengalokasikan dana yang dimiliki ke bagian-bagian krusial seperti kegiatan operasional dan promosi.

Untuk bisnis yang mengutamakan pendekatan personal, Anda dituntut untuk bisa menyampaikan pesan secara efektif tanpa terlalu terlihat menjual. Cobalah untuk menjalin kedekatan personal pada calon konsumen Anda terlebih dahulu, gali apa yang menjadi masalah mereka dan tawarkan produk Anda sebagai solusi bagi permasalahan mereka.

Baca juga : 4 Alasan UKM Butuh Web Toko Online

Keuntungan Pemasaran Digital

Saat sebagian besar dunia beralih online, maka wajar saja bagi pemasar untuk menjangkau lebih banyak konsumen melalui teknologi modern. Selain menarget pasar lokal, Anda juga bisa menyasar pasar internasional. Lebih jauh, Anda bisa membuat audiens khusus untuk dijangkau dengan memilih demografi dan preferensi yang ingin disasar. Dengan begitu, promosi bisa berjalan lebih efektif.

Pemasaran melalui media blog atau website juga memungkinkan bisnis Anda untuk ditemukan di mesin pencari Google. Dengan penerapan teknik SEM dan SEO yang tepat, Anda bisa menargetkan orang-orang melalui kata kunci yang relevan dengan produk/jasa yang ditawarkan.

Dari segi interaksi dengan konsumen, digital marketing memfasilitasi hal tersebut walaupun minim tatap muka. Anda bisa mendorong calon konsumen dan pelanggan tetap untuk mengambil tindakan dengan mengunjungi situs web, membaca katalog produk/layanan, menulis ulasan serta feedback yang bisa Anda gunakan untuk mengembangkan bisnis.

Selain itu, digital marketing juga menawarkan akses data dan hasil secara real time. Ini jadi keuntugan mutlak yang tidak bisa ditemukan pada metode konvensional. Tak perlu waktu lama, Anda bisa melihat jumlah visitor web, subscriber hingga convertion rates hanya dari satu klik.

Tantangan Pemasaran Digital

Sudah jadi rahasia umum, semakin banyak sebuah metode diadopsi maka makin banyak pula kompetitornya. Menerapkan digital marketing mengharuskan Anda untuk tampil stand out karena persaingan dengan range global. Selain menjual produk, ciri khas digital marketing adalah penggunaan konten yang variatif dan bernilai manfaat bagi konsumen. Konten digunakan sebagai softselling yang secara tidak langsung menstimulus konsumen untuk melakukan pembelian. Untuk itu, Anda dituntut untuk senantiasa konsisten memproduksi konten yang sesuai dengan karakter target audiens. Mengintegrasikan berbagai channel digital marketing juga perlu dilakukan sebagai keragaman pilihan mengakses bisnis Anda.

Pada akhirnya, kedua metode diatas punya keunggulan dan tantangan masing-masing yang membawa kita pada kesimpulan bahwa tidak ada yang boleh ditolak dengan mudah. Satu-satunya cara paling bijak adalah mengkombinasikan kedua metode tersebut sambil disesuaikan dengan situasi dan lingkungan bisnis Anda guna mencapai hasil terbaik.

Agar Anda bisa lebih memahami mengenai seluk beluk kedua strategi ini, kami sangat mengharapkan Anda bisa hadir di acara STORELOGY IMPACT.

Impactful Business Talks Session For Your Business Growth bersama Dr. Sandy Wahyudi DSW, CEO SLC Marketing, Inc dan Founder Connectpedia.

Live via Zoom Meeting
Hari : Rabu 19 Agustus 2020
Pukul : 19.00 WIB

Silahkan langsung mendaftar melalui link yang ada di gambar atau dengan klik tulisan ini

DAFTAR STORELOGY IMPACT GRATIS –>>https://bit.ly/2F9C8lt