BLOG

4 Strategi Tingkatkan Penjualan Bisnis Ritel Dengan Chatcommerce Storelogy

Chatcommerce Storelogy – Tampaknya kalimat Retail is all about detail memang cocok untuk menggambarkan betapa menantangnya proses bisnis ritel. Tantangan berbisnis ritel bisa datang darimana saja, mulai dari penyiapan produknya, akses distribusinya hingga caranya melayani pelanggan yang cukup berbeda dari produk lainnya.

Pemilik bisnis ritel wajib memperhatikan berbagai hal detail agar bisnisnya bisa terus berkembang, termasuk salah satunya faktor pelayanan pelanggan dan salah satu platform yang saat ini lagi trend digunakan untuk menjalin hubungan dengan pelanggan sekaligus melakukan transaksi adalah platform chatcommerce seperti chatcommerce Storelogy.

Baca juga : Inovasi Chatcommerce dari Storelogy Apps Telah Hadir

Chatcommerce atau yang juga dikenal sebagai conversational commerce merupakan proses penjualan yang dilakukan melalui perantara aplikasi chat. Di Indonesia sendiri, mayoritas konsumen lebih suka melakukan komunikasi via chat dengan penjual sebelum merasa yakin melakukan transaksi, maka dari itu, sebagai pebisnis, khususnya pebisnis ritel wajib menghadirkan layanan ini agar pelanggan memiliki akses untuk menghubungi bisnismu sebelum terjadi pembelian.

Melalui artikel ini, Storelogy akan menjelaskan singkat 4 strategi meningkatkan penjualan bisnis ritel dengan memanfaatkan fitur chatcommerce, khususnya chatcommerce Storelogy.

1. Pahami Dulu Customer Journey Pelangganmu

Pastinya tidak semua pelangganmu langsung bertransaksi ketika mereka menemukan produkmu. Coba cari tahu tahapan-tahapan pelangganmu sejak awal mereka menemukan produkmu hingga memutuskan untuk melakukan transaksi. Cari tahu pada tahap mana mereka siap untuk berkomunikasi dengan kamu atau tim admin melalui chat. Apakah saat mereka akan melakukan pembayaran? Apakah saat mereka sedang memilih ukuran?

Selain itu kamu juga harus tahu kira-kira pertanyaan apa yang akan ditanyakan saat pelangganmu menghubungimu. Dengan begitu kamu sudah bisa menyusun strategi yang tepat untuk berkomunikasi dengan mereka. Kamu bisa menentukan format jawaban yang mudah dipahami, penawaran solusi yang tepat dan strategi handling objection yang efektif.

2. Ingat! Pelangganmu Adalah Manusia
Chatcommerce Storelogy

Bagaimanapun, pelangganmu adalah manusia. Maka perlakukanlah mereka selayaknya manusia. Kamu bisa menggunakan gaya bahasa sesuai dengan karakter mereka, kamu juga bisa berkomunikasi lebih akrab dengan mereka untuk menjadi teman ngobrol mereka karena tidak jarang pelanggan yang kita temui masih belum 100% yakin akan membeli produk yang mana. Kamu bisa yakinkan mereka dengan bahasa yang tidak kaku.

Selain itu, batasi penggunaan fitur autotext atau chatbot karena dua fitur ini justru menghilangkan kesan akrab ke pelanggan. Manfaatkan fitur autotext dan chatbot hanya untuk kondisi tertentu saja seperti saat mengirimkan format order, format tagihan, atau sapaan.

Dengan memanusiakan pelanggan maka akan tercipta kedekatan emosional yang kuat antara bisnismu dan pelanggan sehingga kemungkinan pelanggan akan bertransaksi jadi jauh lebih besar.

3. Jangan Lupa Lakukan Up/Cross Sells
10 powerful examples of upselling online | Econsultancy

Salah satu kemudahan yang bisa didapatkan dari chatcommerce adalah penjual akan lebih mudah melakukan up sell atau cross sell kepada pembeli. Untuk itu, ketika pembelimu sudah memutuskan untuk membeli satu produk, jangan berhenti sampai disitu! Kamu bisa gunakan bahasa persuasif untuk menawarkan produk lain sekalian. Produk yang kamu tawarkan sebaiknya merupakan produk pendukung dari yang sudah pelangganmu pilih atau versi lebih baiknya.

Misalkan kamu berjualan hijab dan pelangganmu sudah memilih produk hijab yang mau mereka beli, maka sebelum terjadi pembayaran kamu bisa menawarkan produk pelengkap lainnya seperti bross, daleman hijab atau kaos kaki untuk muslimah. Dengan begitu, kamu bisa menjual lebih banyak.

4. Buat Daftar Klasifikasi Pelanggan
What Type Of Customer Are You? | Retail Is Detail

Semakin kamu banyak berkomunikasi dengan pelangganmu via chatcommerce Storelogy, semakin banyak juga kamu tahu bahwa mereka punya berbagai macam tipikal yang bisa kamu klasifikasikan.

Kamu bisa klasifikasikan mereka dari segi minatnya, usianya, hingga tingkat loyalitasnya. Jika klasifikasi pelangganmu sudah terbentuk maka kamu bisa lebih leluasa untuk memberikan penawaran-penawaran menarik yang akan sulit mereka tolak kedepannya.

Tertarik untuk mengetahui lebih lanjut atau mencoba web toko online Storelogy dan aplikasi Storelogy? Kunjungi storelogy.com atau hubungi tim marketing kami melalui Konsultasi Storelogy untuk mendapatkan informasi lebih lengkap

Jangkau lebih banyak pelanggan dan ubah percakapan menjadi transaksi dengan fitur chatcommerce dari Storelogy Apps sekarang!

Hello!

Silahkan Login ke Akun Anda