BLOG

3 Pelajaran Bisnis Dari Fenomena McD x BTS

McD x BTS = BTS Meal !!!

Event BTS Meal McD Sampai Kapan? Cari Tahu Disini! – Sabilia.id
credit : Mcdonalds Indonesia

Siapa yang tidak tahu kampanye promosi ini?

Semua pasti tahu kampanye promo yang akhir-akhir ini viral di media sosial antara BTS dan McD.

Dari sisi marketing dan branding, nyatanya, promo ini eksposurnya luar biasa sekali. Mulai dari desas-desus pre-launchnya yang viral di media sosial dan forum fansbase Army , antrian ojek online yang menggila hampir di setiap cabang McDonalds di Indonesia, sampe munculnya denda, penutupan bahkan penghentian promo oleh pihak berwenang.

Tapi dibalik kegaduhan yang terjadi, sebagai praktisi bisnis, Storelogy melihat ada 3 pelajaran penting yang bisa diterapkan ke strategi bisnis kita.

1. Membangun Ikatan Emosi Yang Kuat
Sederhana, Ini 5 Cara Agar Kamu & Teman Makin Akrab Saat Traveling
credit : IDN Times

ARMY BTS (sebutan fans BTS) tidak membeli promo ini karena mereka lapar ataupun ingin sekedar mengoleksi packagingnya. Mereka membeli promo ini karena mereka memiliki ikatan emosi yang kuat antara fans (target pasar) dan BTS (brand) sehingga ada rasa “harus memiliki” yang wajib untuk dipenuhi.

Ini sebenarnya adalah tantangan bagi setiap pelaku bisnis di era marketing 4.0 dimana menjual fitur tidak lagi dianggap cukup untuk meningkatkan penjualan. Bisnis harus bisa menciptakan ikatan emosi yang kuat dengan target pasarnya sehingga tercipta suatu basis komunitas yang tidak hanya siap bertransaksi dengan kita, tetapi juga punya “rasa memiliki/sense of belonging” yang kuat terhadap brand milik kita.

Dalam kasus Mcd x BTS, Army memiliki rasa ikut memiliki yang sangat tinggi, sehingga apapun yang dijual, selama itu mengandung unsur BTS secara resmi, berapapun harganya, pasti akan diburu dan dibeli.

baca juga : 5 Tingkatan Follower Yang Wajib Kamu Tahu

2. Memanfaatkan User Generated Content
The rise of User generated content | by Iva Lemaić | Digital Reflections |  Medium

Dalam hal kolaborasi antara Mcd x BTS ini, yang perlu digarisbawahi adalah, bukan McDonalds atau BTS yang membuat promo ini menjadi super viral di hampir 50 negara, melainkan ARMY yang membuatnya menjadi viral.

Mcd x BTS hanya berkolaborasi membuat set menu, hingga membuat video commercial saja. Selebihnya, ARMY dan netizen yang bekerja. Mereka memposting bagaimana antrean yang terjadi di berbagai gerai ke media sosial mereka, mereka post juga “kesuksesan” mereka dalam mendapatkan paket BTS Meal usai menunggu berjam-jam, bahkan tidak sedikit influencer turut memposting promo ini dengan sendirinya. Tanpa diendorse oleh Mcd sama sekali.

Postingan – postingan tersebut yang membuat promo ini jadi super viral dimana-mana dan menjadi salah satu User Generated Content terviral tahun ini.

Lalu, bagaimana caranya bisnis lain bisa menerapkan User Generated Content yang baik dan benar? Link situs dibawah ini mungkin bisa jadi inspirasimu dalam membuat User Generated Content yang tepat

Cara Membuat User Generated Content Yang Tepat

3. Bukan Cuma “Dapat Apa”, Tapi “Jadi Siapa
Berhenti Mencari Jati Diri Anda Dalam Pekerjaan – LippoInsurance

ARMY tidak membeli BTS Meal karena mereka lapar. Mereka tidak peduli apa yang ada dalam isinya, yang mereka pedulikan hanya satu “Dengan Membeli BTS Meal, Saya Bisa Menjadi ARMY Yang Loyal Dan Up to Date Dengan Trend Yang Dibawa BTS” bahkan jika BTS Meal itu tidak ada isinya pun, mereka tetap akan membelinya.

Hal yang sama terjadi dengan FansBoy (sebutan fans fanatik Iphone) Smartphone Apple. Mereka tidak membeli Iphone karena fiturnya yang bagus karena nyatanya banyak smartphone lain yang punya kualitas fitur yang sama atau lebih baik. Mereka membeli Iphone karena mereka ingin menjadi orang yang berkelas dan tampak cerdas dengan Iphone di saku atau digenggaman mereka karena Iphone sendiri memiliki kesan modern, elegan dan premium.

Nah, bagaimana jika hal diatas diterapkan dalam bisnis milikmu. Apakah bisnismu bisa menjawab “Akan Jadi Siapa Pelanggan Anda Ketika Mereka Membeli Produk Anda?”

Hello!

Silahkan Login ke Akun Anda